Senin, 11 Oktober 2021

Permasalahan Sistem Informasi Akutansi dalam Perusahaa

 Permasalahan Sistem Informasi Akuntansi dalam Perusahaan



   Disusun Oleh Arcadius Obaja Naarie (1204200015)

-------------------------------------------------------------------------------------------------------

1. Pendahuluan 

Pengertian

Sitem Informasi Akuntansi adalah sistem yang dirancang untuk mengumpulkan dan menampilkan informasi akuntansi sehingga akuntan dan eksekutif perusahaan dapat membuat keputusan yang tepat.

Sistem ini sebagian besar berbasis perangkat lunak dan dapat diterapkan sebagai bagian dari solusi teknologi informasi perusahaan.

Sistem Informasi Akuntansi sangat penting untuk sebuah perusahaan karena mengandung sebuah proses untuk melaporkan kondisi keuangan perusahaan secara akurat dan benar untuk semua pihak yang membutuhkan. 




Fungsi 

1. Tranparansi dalam Pengumpulan Data Bisnis
Sistem Informasi Akuntansi berperan sebagai media atau wadah untuk mengumpulkan dan menyimpan berbagai informasi berupa data berkaitan dengan bisnis perusahaan. 

2. Sebagai Sistem Kengambilan Keputusan yang Komprehensif
Sistem Informasi Akuntansi berperan sebagai penyedia keuangan yang mana menjadi dasar pertimbanga dalam mengambil sebuah keputusan.

3. Membangun Sistem Pengendalian Internal yang Sistematis
Sistem Informasi Akuntansi berperan menciptakan sistem pengendalian internal yang memadai dan sesuai dengan prosedur perusahaan.

2. Permasalahan Dalam Perusahaan 

Studi Kasus pada PT. Astra Internasional 

1. Sistem Penjualan PT. Astra Internasional- Daihatsu Sales Operation 

Sistem penjualan yang dilakukan oleh PT Astra Internasional -Daihatsu Sale Operation adalah sistem penjualan Tunai dan Kredit akan tetapi karena perusahaan tersebut merupakan perusahaan pusat , maka sistem penjualan yang paling banyak dilakukan adalah melalui sistem penjualan kredit ke dealer, Fleet User (perusahan), Pemerintah. Untuk penjualan kredit perusahaan ini bekerja sama dengan ACC dan bank, tujuan nya tak lain untuk mengurangi resiko yang cukup tinggi seperti piutang yang tak tertagih. Untuk penjualan dealer yang bekerja sama dengan bank disebut dengan program dealer financing.

2. Peranan SISTEM INFORMASI AKUNTANSI terhadap Peningkatan Efektifitas Pelaksanaan Pengendalian Intern Penjualan

PT Astra International- Daihatsu Sales Operation  telah memiliki sistem informasi akuntansi penjualan yang sangat baik dan memadai, hal ini tercermin dari kemampuan Perusahaan tesebut dalam menciptakan : 

- Efektifitas dalam pelaksanaan pengendalian intern penjualannya.

Kemampuan PT Astra International- Daihatsu Sales Operation  untuk menciptakan efektifitas dalam pelaksanaan pengendalian intern ini didukung dengan digunakannya sistem informasi akuntansi yang sudah terkomputerisasi dan bersifat online  disamping itu pula menggunakan fasilitas internet dalam setiap kegiatan operasionalnya. dengan tersedianya sistem informasi akuntansi yang terkomputerisasi dan bersifat online serta fasilitas internet ini, telah memberi kemudahan bagi setiap karyawan PT.Astra International-Daihatsu Sales Operation di dalam melakukan komunikasi dan mendapatkan informasi dari cabang-cabangnya (efektifitas dalam melakukan komunikasi dan memperoleh informasi), misalnya saja dalam melakukan perpindahan unit secara sistem ke cabang-cabangnya (Cetak IRIS) PT. Astra International-Daihatsu Sales Operation pusat menggunakan fasilitas internet yaitu melalui e-mail mengirimkan informasi bahwa telah dilakukan pengiriman unit ke cabang.

- Efektifitas dalam melakukan kegiatan operasionalnya. 

Karena di dalam setiap bagian tidak terdiri atas satu personil saja, tetapi terdiri atas beberapa personil sehingga pekerjaan dapat dilakukan dengan cepat tanpa ada terjadinya penumpukan pekerjaan dan dapat menghindari tindakan kecurangan (menjaga integritas dari para karyawan). Dari hal diatas dapat dikatakan bahwa sistem informasi akuntansi penjualan yang dimiliki oleh PT. Astra International-Daihatsu Sales Operation mampu meningkatkan efektifitas pelaksanaan pengendalian intern yang mencakup unsur : lingkungan pengendalian, penaksiran resiko, aktivitas pengendalian, komunikasi dan informasi serta pemantauan.


Pada akhirnya dengan sistem informasi akuntansi yang baik dan memadai maka tujuan dari sistem informasi akuntansi akan dapat tercapai. Dimana tujuan dari Sistem informasi akuntansi adalah : 

1. Untuk mendukung manajemen dalam mengambil keputusan, apabila tidak adanya sistem informasi akuntansi maka akan sulit untuk membuat manajemen yang memberikan informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan.

2. Untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan hari perhari, jika tidak adanya sistem informasi akuntansi maka terjadi kurangnya kefektifan dan kefisienan dalam personil, dan kemungkinan akan terjadinya kesalahan data apalagi perusahaan tersebut merupakan perusahaan yang sangat besar. 

3. Daftar Pustaka 

H. Moermahadi, Yonathan. 2007. "Penerapan Sistem Informasi Akuntansi dalam Efektivitas Pelaksanaan Pengendalian Intern Penjualan", KATA PENGANTAR (researchgate.net), diakses pada 11 Oktober 2021, 15.16 

Sujud. 2014. "Sistem Informasi Akuntansi pada Toko Buku Kinokuniya", Sujud Ganda Saputra: Sistem Informasi Akuntansi pada Contoh Kasus Toko Buku Kinokuniya, diakses pada 11 oktober 2021, 15.00


 




    

Minggu, 10 Oktober 2021

Pengenalan Pemrograman Berbasis Objek

 1. Pengenalan JAVA 



Mengapa Harus Java??


1. Pemrograman berorientasi objek yang sederhana dan familiar
2. Arsitektur netral (platform independen)
3. Open Source
4. Peringkat ketiga dalam Indeks TIOBE (September 2021)
5. Bahasa pemrograman standar De-Facto dalam pendidikan

Apa itu Bahasa Pemrograman ?? 




Komputer bekerja seperti switching dan hanya mengenal 0 dan 1, karena manusia tidak paham ataupun berbicara menggunakan bahasa 0 dan 1, perlu adanya bahasa pemrograman sebagai perantara percakapan antara manusia dan komputer.

Bahasa pemrograman diubaha kedalam bahasa yang dipahami oleh komputer dengan menggunakan Interpreter atau Compiler.

-> Compiler 

Mengkompilasi source code menjadi bentuk file yang bisa dieksekusi 

->Interpreter

Mengkompilasi dan menjalankan source code secara langsung


Cara kerja Compiler dan Interpreter


Bahasa Java 


Bahasa Java merupakan salah satu dari Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi.

 Paradigma Pemrograman 

Sudut pandang dan style pemrograman berhubungan dengan bagaimana sebuah masalah diformulasikan dalam bahasa pemrograman. 

-> Funtional Programming : Urutan fungsi secara sekuensial ( Scheme, Lisp )
-> Procedural Programming : Pemecahan masalah berdasarkan prosedural kerja yang terkumpul dalam unit pemrograman bernama fungsi ( C, Pascal )
-> Object- Oriented Programming : Koleksi object yang saling berinteraksi. Class adalah unit pemrograman ( Java, C#, C++ )

2. Java Development Tools 

-> JDK

sebuah perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan proses kompilasi dari kode java ke bytecode yang dapat dimengerti dan dapat dijalankan oleh JRE (Java Runtime Envirotment). JDK wajib terinstall pada komputer yang akan melakukan proses pembuatan aplikasi berbasis java, namun tidak wajib terinstall di komputer yang akan menjalankan aplikasi yang dibangun dengan java. 

-> JRE (Java Runtime Envirotment )

sebuah paket aplikasi yang berisi JVM (Java Virtual Machine) serta beberapa library kode program tambahan yang diperlukan untuk menjalankan aplikasi Java.

-> JVM ( Java Virtual Machine ) 

mesin yang menyediakan lingkungan runtime untuk menjalankan kode dalam aplikasi Java. Mesin ini mengubah bytecode Java menjadi bahasa mesin.


> Compiler (interpreter) > JDK = Java Standard Edition (JSE)
> Text Editor  = Textpad, Notepad++, Sublime Text, dsb
> Integrated Development Environment  (IDE) = Neatbeans, Eclipse, Jcreator, Visual Studio Code, IntellijIDEA, dsb

3. Contoh Aplikasi JAVA 

Web-Based Applications

Java menyediakan keamanan tinggi dan pengkodean sederhana, dua elemen yang menarik pengembang aplikasi web. Servlets, Struts, dan JSP memberikan dukungan efektif untuk aplikasi web dan menawarkan potensi untuk mengembangkan program apa pun yang dibutuhkan. Selain itu, platform e-niaga sumber terbuka seperti Broadleaf membuat perancangan aplikasi e-niaga menjadi tugas yang sederhana.


contoh : 

TWITTER



Twitter sangat bergantung pada perangkata lunak sumber terbuka. Antarmuka WebTwitter menggunakan kerangka kerja Ruby On Rails, dan peningkat kinerja Ruby Enterprise Edition milik Ruby. Pada awal pengoperasian Twitter, kicauan pengguna disimpan dalam basis data MYSQL, yang dibagi menurut waktu pemostingan. Namun, penyimpanan pada MySQL ini menimbulkan masalah dalam membaca ataupun menulis di Twitter, dan perusahaan lalu memutuskan untuk merombak sistem.Pada 6 April 2011, para teknisi di Twitter menyatakan bahwa mereka telah beralih dari Ruby on Rails ke server Java yang mereka sebut Blender.


Minggu, 04 April 2021

CASE 1.2 Real-World Case

 REAL-WORLD CASE

Rolls Royce’s ERP Implementation


Rolls Royce (RR) adalah perusahaan global dengan beberapa divisi di lebih dari 14 negara.
Ini beroperasi di empat pasar global: dirgantara sipil, dirgantara pertahanan, kelautan, dan energi
Pada tahun 1996, Rolls Royce mengalihkan 90 persen dari fungsi IT-nya ke kontraktor yang dipanggil
Electronic Data Services (EDS), artinya EDS bertanggung jawab untuk mengawasi
struktur TI yang ada serta memberikan solusi TI yang memadai untuk kemakmuran masa depan
perusahaan.10 RR menggunakan lebih dari 1.500 sistem lama (mainframe) yang tidak akurat,
mahal untuk dioperasikan, dan sulit dirawat.
Kebutuhan akan sistem perencanaan sumber daya perusahaan (ERP) telah dicatat akhir-akhir ini
1990-an di RR untuk menangani volume data yang diproduksi dan diproses dari yang baru
akuisisi dan pertumbuhan keseluruhan yang dialami oleh perusahaan. Pada 2001, RR memutuskan itu
SAP / R3, platform ERP yang terdiri dari 12 modul fungsional, akan diimplementasikan di
divisi kedirgantaraannya. Ada banyak tantangan yang harus diatasi oleh RR
agar implementasi berhasil terjadi.
Untuk mengatasi tantangan yang dihadirkan, RR harus memiliki tim IT yang hebat
dengan strategi implementasi yang layak. Proyek ERP terdiri dari tim manajemen
spesialis dari EDS yang kemudian mempekerjakan konsultan SAP untuk menyediakan teknis khusus
membantu penerapannya. Di dalam tim proyek ada ahli materi pelajaran
(UKM) dan staf yang memiliki pengetahuan penting tentang hubungan bisnis lintas fungsi dan
pengalaman sistem warisan lama. Sehubungan dengan tim ini ada operasional
unit bisnis (OBU), masing-masing dengan tim manajemen perubahan ERP sendiri, yaitu
bertanggung jawab untuk melaksanakan perubahan dan pelatihan kerja.11 Tim ERP di RR dapat
diklasifikasikan menjadi tiga kategori: budaya, bisnis, dan teknis.
Tantangan tim budaya adalah mengatasi masalah yang bersumber dari
apakah SAP (1) akan diterima oleh pengguna di seluruh perusahaan dan (2) akan diterima atau tidak
menyediakan fungsionalitas yang serupa dengan sistem lawas sebelumnya. Tim budaya memutuskan untuk
mengilustrasikan manfaat bagi perusahaan secara keseluruhan untuk mengatasi kekhawatiran. Mereka melakukannya dengan cara
melatih individu di seluruh RR. Pengguna spesialis dilatih, dan mereka, pada gilirannya, dilatih
pengguna ahli. Seiring dengan pertemuan dan presentasi, mereka memungkinkan pengguna untuk memahami sepenuhnya
dan memanfaatkan fungsionalitas.
Tim bisnis harus mengatasi masalah yang bersumber dari fakta itu
SAP membutuhkan struktur proses bisnis yang kaku yang membutuhkan implementasi vanilla.
Ini berarti bahwa praktik kerja di RR harus diubah untuk memenuhi fungsi
tuntutan nasional SAP. Tim bisnis menggunakan proses pemetaan dari prosedur saat ini
dan memetakannya kembali untuk menunjukkan bagaimana mereka harus diubah secara organisatoris
untuk memenuhi permintaan SAP. Secara keseluruhan, modifikasi mahal pada perangkat lunak SAP itu
dihindari.
Tim teknis harus mengatasi masalah terutama untuk menghindari kemungkinan
data tidak akurat. Tantangan utama mereka adalah membersihkan data selama migrasi. Tuan Uwe
Koch, pimpinan teknis di RR, mengatakan: “Kami belum mencapai semua target kami dan masih belum
selesai membersihkan data. Kami berada dalam periode stabilisasi. Menyediakan cukup banyak orang
untuk tugas-tugas ini sulit. ”12 Data harus disaring dan disimpan sambil menghindari du-
plication — perhatian utama untuk RR. RR membangun antarmuka dengan sistem lama untuk
beberapa keadaan khusus, jadi beberapa sistem lama tidak langsung offline.
Antarmuka mengharuskan data diambil dari sistem warisan sebelumnya, yang tentu saja
berarti itu harus akurat setelah dijalankan ke SAP. Ini karena laporannya
yang dihasilkan dari SAP haruslah tepat. Ini dilakukan dengan memvalidasi data sebelumnya
memasukkannya ke gudang data SAP. Sistem memerlukan beberapa "proses" mingguan melalui a
Server UNIX, yang menjembatani data dari sistem lama.
Peluncuran sistem adalah tantangan teknis lainnya. ERP dirancang dalam tiga
fase, di mana tahap ketiga sebenarnya adalah "implementasi". Pelaksanaan
dilakukan dalam dua gelombang. Gelombang pertama difokuskan pada penggantian warisan
sistem. Gelombang kedua dilakukan untuk mengimplementasikan elemen sisa seperti logistik
tics dan sumber daya manusia yang tidak dikonversi sampai gelombang pertama benar-benar berhasil.
Tim implementasi di RR, termasuk personel EDS dan konsultan SAP,
mengidentifikasi masalah yang terkait dengan penerapan SAP sebagai ERP untuk perusahaan sebelum masalah tersebut berkembang menjadi masalah yang akan menghambat dan mungkin menyebabkan
implementasi gagal. Oleh karena itu, upaya implementasi yang baik dilakukan
bisa jadi. Kasus ini tentunya menjadi bukti positif bahwa memiliki ERP yang solid dan berwawasan luas
tim pelaksana yang dapat mengantisipasi masalah selama implementasi, sambil meletakkan
ke depan strategi yang solid, adalah kunci sukses. RR terus melihat ke depan untuk mengadopsi
baru teknologi, metodologi, dan proses untuk membawanya ke tingkat berikutnya.


CASE QUESTIONS : 

1. Apa pendapat Anda tentang proyek implementasi ERP RR? Apakah mereka memilih yang benar

strategi implementasi?

jawab : 

Proyek implementasi ERP Roll Royce direncanakan dengan baik dan mencakup masalah budaya, bisnis, serta teknis. Rencana menyeluruh memungkinkan Roll Royce mengurangi risiko penerapan ke tingkat minimum dan meningkatkan peluang keberhasilan.

Roll Royce dengan tepat menerapkan pendekatan implementasi langkah demi langkah alih-alih pendekatan big-band. Proyek Roll Royce SAP mencakup tiga fase dan dilaksanakan secara berurutan untuk mengurangi risiko dan biaya kegagalan.


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------


2. Diskusikan faktor penentu keberhasilan dari strategi implementasi RR dan perannya

UKM dalam proyek tersebut.

jawab :

Faktor penentu keberhasilan adalah elemen utama yang harus dipenuhi agar proyek berhasil dilaksanakan. Resistensi organisasi terhadap perubahan adalah salah satu faktor penentu keberhasilan. Ini mengukur tentang tingkat penerimaan karyawan Roll Royce terhadap proyek implementasi SAP R / 3. Sebaliknya, jika karyawan memprediksi SAP akan mengubah proses bisnis yang ada secara dramatis tanpa menghasilkan manfaat yang signifikan atau memengaruhi posisi karyawan, maka resistensi tingkat tinggi dapat dihasilkan. Selain itu, staf internal RR akan menghasilkan resistensi tingkat tinggi jika sistem SAP baru tidak dapat memenuhi proses bisnis saat ini.
Pendekatan implementasi dua gelombang RR memberikan peluang keberhasilan yang lebih tinggi.
Peran UKM adalah memberikan pengetahuan tentang proses bisnis saat ini dari berbagai fungsi dan unit bisnis yang berbeda.


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------


3. Saran apa yang dapat Anda berikan kepada tim teknis RR tentang pendekatan mereka dalam bermigrasi

sistem warisan dengan perangkat lunak SAP?

jawab : 

Roll Royce mengurangi biaya implementasi dengan memodifikasi proses bisnis saat ini agar sesuai dengan praktik terbaik SAP. Proses bisnis yang sangat terstandarisasi dapat membantu Roll Royce mengurangi biaya operasional dan meningkatkan efisiensi produksi. Karenanya, Roll Royce direkomendasikan untuk meninjau sistem R&D SAP sebelum memigrasi sistem lama yang ada.



Sabtu, 27 Maret 2021

SISTEM ENTERPRISE

 Review Pertanyaan ERP


1. Apa perbedaan dari Area Fungsional dan Proses Bisnis?

Jawab : 

  • Area Fungsional adalah  fungsi khusus agar perusahaan/bisnis dapat berfungsi secara efisien.
Area Fungsional terdiri dari Marketing and sales, Supply chain management, Accounting and finance, dan Human Resource. 

  • Proses Bisnis adalah suatu kumpulan aktivitas atau pekerjaan terstruktur yang saling terkait untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu atau yang menghasilkan produk atau layanan (demi meraih tujuan tertentu).

2. Menurut Anda apakah ERP itu dibutuhkan?

Jawab : 

ERP sangat dibutuhkan karena ERP dipergunakan untuk mengelola proses bisnis yang telah dibuat standarisasinya, agar berjalan sesuai dengan yang telah ditargetkan, dengan cara mengelola data secara sentral sehingga hanya perlu sekali saja memasukan data untuk selanjutnya dimanfaatkan oleh berbagai proses bisnis di dalam perusahaan.

karena hal tersebut supaya perusahaan/bisnis bisa dikelola secara efisien, dan dapat mengikuti perkembangan jaman.

3. Bagaimana Implementasinya ? 

Jawab : 

    1. Studi Kelayakan

Tahap ini bertujuan mengidentifikasi masalah dan peluang melalui proses yang sistematik serta memberi gambaran situasi dan menentukan hasil akhir. Persiapkan dan definisikan secara jelas agar anda yakin untuk ketahap lanjut.

    2. Peningkatan Proses bisnis 

Sebelum mengimplementasikan ERP, alangkah baiknya memperbaiki/meningkatkan proses bisnis 

    3. Seleksi Vendor 

Ini merupakan tahap paling awal namun paling krusial. Setiap vendor sistem akan menawarkan produknya dengan teknologi yang berbeda dan tentunya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing – masing. Seringkali pernilaian untuk memilih vendor ini menjadi bias karena harga yang murah atau sekedar demo sistem yang terlihat menjanjikan.

    4. Kekuatan Tim 

Setelah selesai dengan proses pemilihan vendor, selanjutnya perlu dibentuk tim implementasi sistem. Tim ini terdiri dari perwakilan pihak perusahaan dan pihak vendor yang akan saling bekerja sama selama tahap persiapan dan implementasi sistem. Setiap anggota tim ini harus mempunyai hirarki, tugas dan wewenang yang jelas. Dari tim implementasi inilah proses perencanaan implementasi sitem dimulai. 

    5. Harapan Managemen

Pengelolaan ekspektasi ini penting untuk memastikan sistem yang akan diimplementasikan dapat memenuhi harapan para pemangku kepentingan di perusahaan. Ekspektasi ini bisa jadi berbeda pada setiap level pengguna sistem di perusahaan dan bisa jadi saling bertolak belakang. 

4. Siapa Yang Bertanggung jawab?

Jawab : 

  • Manajemen Proyek Internal : mitra implementasi ERP akan menyediakan sumber daya manajemen proyek untuk memandu pengimplementasian melalui proyek 

  • Supers Users : untuk setiap area fungsional implementasi ERP Software Anda ( keuangan, penjualan , logistik dll ) . Super users akan bertanggung jawab untuk pelatihan koordinasi , pengujian pengguna dan umpan balik dalam departemen mereka .

  • Administrasi :  Sistem administrator akan bertanggung jawab untuk tugas administratif harian ERP Software menyiapkan pengguna baru , dukungan dasar untuk permintaan pengguna,otorisasi pengguna dan pelaporan .

  • Partisipasi manajemen Senior : supaya sistem anggaran mana pun menjadi lebih efektif dalam memotivasi pembuatanggaran.




Sabtu, 20 Maret 2021

TUGAS SISTEM ENTERPRISE 1

KEDAI KOPI DARI PAGI


Proses Bisnis dalam Kedai Kopi : 

Marketing and Sales

Supply Chain Management

Accounting and Finance

Human Resources

Melakukan big promo, pada grand opening, dan pada hari-hari besar

Membeli bahan baku mentah, dan alat-alat untuk produksi

Membuat Pembukuan dan laporan keuangan secara digital

Perekrutan Karyawan( Barista, Pegawai Kasir, Pelayan)

Pengelolaan Harga jual yang mampu menutupi biaya produksi

Malakukan negosiasi dengan pemasok bahan (Petani kopi)

Menjadi penghubung dengan pihak ketiga (Investor)

Melakukan pelatihan karyawan, serta memberikan Achievment bagi pegawai teladan

Menentukan target pasar (kalangan remaja)

Menjalin hubungan  baik dengan pemasok serta partner-partner lain

Memperkirakan dan meminimalisir kelebihan dana, pada penyewaan tempat, dan biaya produksi

Mengatur pembagian gaji karyawan

Menerima pesanan (Dapat dilakukan ditempat atau secara online)

Memastikan kosistenitas penggunaan bahan baku dalam resep

Pembayaran pemasok

Mengatur jadwal karyawan

 

SISTEM INFORMASI :

Marketing and Sales

Supply Chain Management

Accounting and Finance

Human Resources

Menerim data pesanan baik online maupun offline

Pendataan kelengkapan bahan baku dan pendataan alat 

Merekap pemasukan dan pengeluaran, serta laporan keuangan 

Pendataan absensi karyawan dan kinerja karyawan 











Area Fungsional Sistem Informasi terdapat beberapa hal didalamnya, antara lain:

  • Input dan Output untuk setiap area fungsional
  • Mencatat jenis data yang dibutuhkan oleh masing-masing area
  • Sistem Informasi memlihara hubungan antara semua area dan proses fungsional

1. Marketing and Sales

  • Membutuhkan informasi dari bidang fungsional lainnya.

  • Customer dapat memesan dengan cara datang langsung ke gerai, maupun melalui aplikasi. Lalu mencatat produk yang sering di pesan.

  • Memerlukan data dari Human Resource untuk bertukar informasi terkait dengan kebutuhan perekrutan, perlidungan hukum, izin usaha, dll.

  • Input yang diperlukan oleh M/S:

    • Data pesanan
    • Data pelanggan
    • Data trend penjualan
    • Statistik penjualan
    • Harga pokok per unit
  • Output yang dihasilkan:

    • Strategi penjualan
    • Kebijakan harga
    • Kebutuhan tenaga kerja
    • Data Pembayaran customer

2. Supply Chain Management 

  • Membutuhkan informasi dari beberapa area fungsional.

  • Rencana produksi perencanaan jangka pendek, menengah dan panjang berdasarkan data marketing.

  • Perencanaan yang akurat dibutuhkan untuk:

    • Bahan baku dan bahan penolong sesuai dengan kebutuhan (menghindari stockout).
    • Tingkat persediaan yang tetap rendah untuk penghematan biaya persediaan (menghindari overstock).
  • Menelaah lebih lanjut data statistik penjualan dari divisi A/F untuk dapat menyesuaikan biaya.

  • Berinteraksi dalam beberapa hal dengan Human Resource.

  • Mencatat dan menyediakan data bagi Acct/Fin untuk pencatatan pemakaian sumber daya (bahan, mesin, tenaga kerja) dan kebutuhan analisa biaya.

  • Input yang diperlukan :

    • Data penjualan produk
    • Perencanaan produksi
    • Level persediaan
    • Kebijakan penambahan dan pengurangan tenaga kerja
  • Output yang dihasilkan:

    • Pemesanan bahan baku
    • Laporan pembelian dan produksi bahan baku
    • Data pemakai sumber daya
    • Data produksi dan persediaan

3. Accounting and Finance 


  • Membutuhkan informasi dari semua bidang fungsional.


  • Mencatat transaksi pada masing-masing buku account, seperti Sales, Penerimaan Kas, Penerimaan material, pengeluaran kas, biaya-biaya dan akhirnya mempersiapkan laporan keuangan.

  • Bagian lain menyediakan informasi terkait dengan data penjualan (M/S), data produksi dan persediaan (SCM), gaji dan kesejahteraan (HR), akurasi dan ketepatan waktu dari fungsi fungsi lain mempengaruhi akurasi dan ketepatan waktu penyajian laporan oleh Acct/Fin.

  • Mencatat data laporan pembelian bahan baku dan perawatan alat produksi.

  • Input yang diperlukan:

    • Data pembayaran customer
    • Data penjualan
    • Data produksi dan persediaan
    • Data pengupahan dan biaya
  • Output yang dihasilkan:

    • Data penjualan
    • Laporan keuangan
    • Pembayaran kepada pemasok

4. Human Resource 

  • Membutuhkan informasi dari bidang fungsional lain.

  • Melakukan tugas terkait dengan perekrutan, kesejahteraan, pelatihan, tata kelola yang sesuai dengan peraturan dan undang-undang.

  • Membutuhkan proyeksi kebutuhan tenaga kerja yang akurat dari bagian lainnya terkait dengan spesifikasi tenaga kerja untuk menentukan upah dan seberapa perusahaan mampu membayar karyawan.

  • Menyediakan data yang akurat dan tepat waktu sebagai laporan kepada manajemen.

  • Mengelola database kompetensi karyawan untuk kebutuhan promosi, kenaikan upah.

  • Input yang diperlukan:

    • Data skill
    • Data kebutuhan tenaga kerja
  • Output yang dihasilkan:

    • Pelatihan karyawan
    • Mengevaluasi kinerja karyawan dan memberhentikan karyawan
    • Mengatur rancangan gaji karyawan yang sesuai dengan tugas dan kontribusi bagi perusahaan
    • Databse keahlian
    • Data aturan dan ketentuan

KESIMPULAN : 

  • Sistem informasi menangkap, memproses, dan menyimpan data untuk memberikan informasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan.

  • Sistem informasi area fungsional harus diintegrasikan, sehingga data yang dibagikan akurat dan tepat waktu.

  • Ketepatan waktu dan keakuratan data adalah penting untuk keberhasilan proses dimasing-masing area fungsional, sehingga mendukung operasional perusahaan, dan pertumbuhan dimasa mendatang.









Senin, 19 Oktober 2020

CIRI KHAS BIDANG SISTEM INFORMASI

 


Pengertian :

Sistem Informasi (SI), adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis.

Ada yang membuat perbedaan yang jelas antara sistem informasi, dan komputer sistem TIK, dan proses bisnis. Sistem informasi yang berbeda dari teknologi informasi dalam sistem informasi biasanya terlihat seperti memiliki komponen TIK. Hal ini terutama berkaitan dengan tujuan pemanfaatan teknologi informasi. Sistem informasi juga berbeda dari proses bisnis. Sistem informasi membantu untuk mengontrol kinerja proses bisnis.

Alter berpendapat untuk sistem informasi sebagai tipe khusus dari sistem kerja. Sistem kerja adalah suatu sistem di mana manusia dan/atau mesin melakukan pekerjaan dengan menggunakan sumber daya untuk memproduksi produk tertentu dan/atau jasa bagi pelanggan. Sistem informasi adalah suatu sistem kerja yang kegiatannya ditujukan untuk pengolahan (menangkap, transmisi, menyimpan, mengambil, memanipulasi dan menampilkan) informasi.

Dengan demikian, sistem informasi antar-berhubungan dengan sistem data di satu sisi dan sistem aktivitas di sisi lain. Sistem informasi adalah suatu bentuk komunikasi sistem di mana data yang mewakili dan diproses sebagai bentuk dari memori sosial. Sistem informasi juga dapat dianggap sebagai bahasa semi formal yang mendukung manusia dalam pengambilan keputusan dan tindakan.

Sistem informasi merupakan fokus utama dari studi untuk disiplin sistem informasi dan organisasi informatika.

Sistem informasi adalah gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi.

Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

Terdapat empat langkah dalam membangun suatu sistem informasi, yaitu menentukan serta mengetahui masalah, menyediakan solusi alternatif, memilih solusi, dan mengimplementasikan solusi yang dipilih. Ketiga langkah pertama disebut sebagai analisis sistem.

Tujuan : 

Tujuan dari sistem informasi adalah menghasilkan informasi. Sistem informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna bagi para pemakainya. Data yang diolah saja tidak cukup dapat dikatakan sebagai suatu informasi. Untuk dapat berguna, maka informasi harus didukung oleh tiga pilar sebagai berikut: tepat kepada orangnya atau relevan (relevance), tepat waktu (timeliness), dan tepat nilainya atau akurat (accurate). Keluaran yang tidak didukung oleh tiga pilar ini tidak dapat dikatakan sebagai informasi yang berguna, tetapi merupakan sampah (garbage).

Sejarah Teknologi Informatika

 Sebagai manusia modern di era globalisasi ini, informasi tidaklah sulit untuk didapatkan, karena berkembangnya Teknologi Informatika masa demi masa. Namun apakah anda tahu sejarah berkembangnya Teknologi Informatika? Disini saya akan menjelaskan sedikit tentang Sejarah Teknologi Informatika.


Teknologi Informatika dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Communication Technologies (CT), merupakan usaha pemusatan yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. Teknologi informatika meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi.
Sebagai makhluk sosial manusia membutuhkan untuk berkomunikasi dengan sesamanya dan merupakan kebutuhan penting untuk melakukan interaksi dengan baik. Manusia semestinya berupaya mencari dan mencipta sistem dan alat untuk saling berinteraksi dengan berbagai cara baik lewat gambar (bentuk lukisan), isyarat (tangan, asap, dan bunyi), huruf, kata, kalimat, tulisan, surat, telepon maupun internet. Perkembangan peradaban manusia akhirnya mengenal yang namanya Teknologi Informatika (Information Technology). Diawali dari  bentuk gambar yang tidak memiliki arti  di dinding-dinding gua, prasasti-prasasti hingga adanya informasi yang saat ini familiar ditelinga manusia yaitu internet.
Komputer adalah sebuah fenomena yang luar biasa dalam sejarah manusia. Komputer jugalah yang menyebabkan adanya teknik informatika. Sejarah komputer bisa kita runut kembali dari 3000 SM. Pada saat itu alat menghitung sudah ada di Cina, yaitu sebuah sempoa yang tebuat dari kayu dan butiran-butiran. Kemudian,  pada tahun 1623 seorang ilmuwan Jerman bernama Wilhelm Schikard menciptakan mesin hitung yang bisa, menambah, membagi, mengurang, dan mengkali. Tetapi mesin penghitung otomatis pertama dibuat oleh Braise Pascal dari Perancis pada tahun 1642. Pada awal abad 19 Joseph Marie Jacquard menumukan punch card pertama yang pada saat itu digunakan pada industri tekstil. Tahun 1842 Ada Lovelace membuat sebuah set instruksi yang menjadi pelopor bahasa pemprograman modern, dengan penemuan ini, Ada dinobatkan menjadi programmer komputer pertama.
Pada awal abad 20 Herman Hollerith dari Amerika menggunakan ide yang hampir sama dengan Jacquard, yaitu sebuah mesin yang membuat dan membaca puch card. Alat ini digunakan pada sensus Amerika dan membuat perhitungan sensus tersebut menjadi empat kali lebih cepat. Hollerith adalah salah satu pendiri International Business Machine (IBM). Pada tahun 1930-an, Howard Aiken mengembangkan Mark I (sebuah komputer penghitung) yang dibuat oleh IBM. Mark I menggunakan relays dan komponen elektromagnetis untuk menggantikan komponen mekanis. Howard juga memperkenalkan komputer pada universitas dengan membuka program ilmu komputer pertama di Harvard University. Sejarah komputer berikutnya ada pada tifa komputer besar yang akan mempelopori komputer-komputer selanjutnya. Tiga komputer itu disebut EDVAC, ENIAC, dan UNIVAC. EDVAC adalah singkatan dari Electronic Discrete Variable Automatic Computer yang dibuat oleh John von Neuman.
Komputer ini adalah komputer pertama yang menyimpan programnya di dalam memori komputer tersebut ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Computer) dibuat oleh John Mauchly dan Presper Eckert Jr, di University of Philadelphia pada tahun 1945. Komputer ini dinobatkan menjadi digital komputer pertama, tetapi komputer ini mempunyai masalah yang sangay besar, lebar dari komputer ini adalah 167 m, dan beratnya lebih dari 27.000 kg. Sedangkan UNIVAC ( Universal Automatic Computer) yang juga dibuat oleh Eckert dan Mauchly, tetapi kali ini di bawah perusahaan Rand Corporation. Keunggulan dari komputer ini adalah bisa diaplikasikan untuk berbagai macam jenis industri.

Pada tahun 1948 di Bell Telephone Laboratories, Walter Houser Brattain, John Barder dan Wiliam Bradford Shockley mengembangkan transistor yaitu sebuah alat yang bisa berfungsi sebagai tombol listrik. Setelah ditemukannya transistor tersebut, maka timbullah intergrated circuits, yaitu sebuah chip silicon yang berisi transistor-transistor dan komponen-komponen elektris lainnya yang ditemukan oleh Jack Kilby dan Robert Noyce. Integrated circuits semakin lama semakin mengecil, dan akhirnya menjadi microprocessor yang bisa menampung jutaan transistor. Dengan adanya penemuan ini, maka komputer akhirnya bisa menjadi lebih kecil dan lebih murah. Komputer kecil ini disebut juga dengan istilah personal computer (PC). PC pertama adalah Altair 8800 yang diproduksi oleh Micro Instrumentaiton Telemetry Systems. Altair 8800 menggunakan prosesor 8080, power supply, panel muka dengan lampu yang banyak memiliki memory 256 bytes dan paket ini dipasarkan $395. Komputer pertama ini memberikan ide dengan perusahaan lain untuk membuat aplikasinya, seperti dibuatnya sistem operasi CP/M (Control Profram for Micro prosesor) dan versi pertama program bahasa Microsoft Basic (Beginners All Purpose Symbolic Instruction Code).
Pada saat ini, perkembangan sistem operasi canggih seperti Windows, Mac, OS, dan Linux memungkinkan pengguna komputer untuk menggunakan program dan memanipulasi data dengan cara yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya, semakin lama komputer akan semakin mengalahkan manusia, ini bisa dibuktikan dengan kalahnya Garry Kasparov terhadap Deep Blue (sebuah supercomputer yang dapat memperhitungkan lebih dari 100 juta posisi catur per detik) dalam suatu pertandingan pada tahun 1997. Akhirnya Deep Blue dijadikan prototipe dari komputer masa depan yang harus menyelesaikan masalah-masalah yang kompleks. Komputer belum bisa dianggap melebihi manusia karena komputer tersebut adalah hasil dari suatu program yang dibuat oleh manusia untuk menyelesaikan suatu masalah, tetapi bisa saja suatu saat komputer mempunyai kemampuan untuk belajar dan akhirnya menyelesaikan masalah dengan sendirinya. Itulah sedikit gambaran dari masa depan kita.

Untuk mengkaji lebih dalam perkembangan informasi maka perlu dipahami mendalam sejarah teknologi informasi untuk mendapatkan keutuhan ilmu dan pengetahuan tentang teknologi informasi. Sejarah teknologi dapat kita bagi ke dalam masa sejarah dan masa modern.

Penemuan Teknologi Informatika di Masa Sejarah
TahunPeristiwa
3000 SMBangsa Sumeria menjadi bangsa pertama yang menemukan tulisan. Tulisan tersebut berupa simbol-simbol yang disebut piktograf.
2900 SMTulisan Hieroglif dikembangkan oleh bangsa Mesir kuno untuk tujuan berkomunikasi.
2500 SMAbacus merupakan sebuah alat yang dianggap sebagai alat perhitungan digital pertama kali. Belum jelas sumber asli dari abacus atau sempoa ini, diperkirakan berasal dari Babylon, Cina, atau Mesir.
1775 SMSistem penulisan dari kiri ke kanan dengan menggunakan abjad fonetik yaitu huruf yang dibuat berdasarkan bunyi ucapan diperkenalkan oleh bangsa Yunani.
1400 SMBangsa China mulai menuliskan sejarah mereka pada kepingan tulang binatang.
1270 SMBangsa Suriah telah membuat Ensiklopedia untuk pertama kalinya
900 SMBangsa China membuat sistem pelayanan pos dan kantor pos yang pertama
776 SMBangsa Yunani mempergunakan burung merpati untuk mengirimkan informasi
530 SMPembuatan perpustakaan untuk pertama kalinya oleh bangsa Yunani.
500 SMBangsa Mesir kuno menggunakan serat pohon papyrus sebagai kertas
105 SMTsai Lun seorang yang berkebangsaan China menemukan kertas. Kertas tersebut terbuat dari serat pohon bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci, diratakan dan kemudian dikeringkan.
14 MBangsa Romawi secara resmi membuat sistem pelayanan pos
37 MKaisar Tiberius dari Roma menggunakan cermin sebagai alat mengirim pesan (heliograf).
305 MMesin cetak pertama yang terbuat dari lempengan kayu ukir diciptakan oleh bangsa China. Sistem pencetakkan dilakukan dengan menggunakan blokm kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tin

Penemuan Teknologi Informatika di Masa Modern
TahunPeristiwa
1450 MEropa meski belum terbit secara harian koran pertama di dunia mulai beredar.
1455 MMesin cetak dikembangkan Johann Gutenberg dengan memakai plat huruf dari besi dan dibingkai dengan kayu yang dapat diganti-ganti
1560 MCamera Obscure diciptakan sebagai kamera foto pertama.
1642 MBlaise Pascal ahli matematika dan ahli filsafat dari Prancis membuat Pascal’s Machine Aritmetique (The Pascaline)yang merupakan sebuah alat perhitungan dengan mesin mekanik yang pertama, dan sampai saat ini computer modern masih menggunkan teknik alat ini.
1650 MDi Jerman surat kabar pertama beredar.
1714 MMesin ketik modern diciptakan oleh Henry Mill dari Inggris.
1793 Mjalur telegraf optic jarak jauh dibuat oleh Claude Chappe.
1821 MCharles Whaetstone ditemuakan oleh Microfon untuk pertama kalinya.
1830 MAgusta Lady Byron bekerja sama dengan Charles Babbage menggunakan ide mesin Analytical menulis Program komputer yang pertama.
1831 MJalur listrik pertama di dunia diciptakan Joseph Henry.
1837 MSamuel F.B. Morse bersama William Cook dan Charles Whaetstone mengembangkan telegraf dan kode Morse
1843 MMesin Faksimili pertama diciptakan oleh Alexander Bain.
1861 MKinematoskop sebuah alat untuk memutar slide ditemukan.
1876 MMesin fotocopi pertama ditemukan Thomas Alva Edison, pesawat telepon ditemukan oleh Alexander Graham Bell. Pada tahun yang sama, sistem pencatatan katalog buku untuk perpustakaan diseluruh dunia yang bernama Sistem Desimal dikembangkan oleh Dewey Melvyl Dewey.
1888 MGeorge Eastman menciptakan gulungan film untuk memotret.
1910 MFilm bersuara pertama di dunia berhasil diciptakan Thomas Alva Edison
1923 MPesawat televisi pertama ditemuakn oleh Vladimir Kosma Zworykin.
1934 MTape Recorder dikembangkan Joseph Begun.
1936 MKonrad Zuse menciptakan Komputer pertama di dunia dengan nama Z1
1945 MVannevar Bush mengembangkan kode Hypertext.
1946 MENIAC 1, komputer digital pertama dikembangkan
1957 MSatelit bumi buatan pertama Sputnik diluncurkan oleh Uni Soviet (Rusia), sedangkan di Amerika terbentuk ARPA (Advanced Research Projects Agency)
1958 MMesin fotokopi pertama dengan nama Xerox diciptakan Chester Carlson
1963 MSistem kode pos diciptakan Amerika.
1969 MCikal bakal adanya Internet diciptakannya ARPANET.
1971 MDiciptakannya Disket pertama di dunia
1972 MProgram e-mail pertama diciptakan Ray Tomlinson.
1973 MLahirnya protokol internet TCP/IP
1979 MLahirnya jaringan telepon tanpa kabel pertama di dunia dipelopori oleh Jepang.
1980 MJepang membuat Walkman pertama di dunia oleh Perusahaan Sony.
1985 MDitemukannya cakram penyimpan data (CD)
1992 MMunculnya WWW oleh CERN (Laboratorium Partikel di Swiss)
1999 MGoogle.com Muncul sebagai raksasa mesin pencari informasi secara gratis di dunia.

Sebelum memilih untuk meniti karir di bidang komputasi, ada baiknya mengenal lebih jauh tentang rumpun ilmu pengetahuan dan teknologi apa saja yang mendukung perkembangan dan pengembangan bidang keilmuan ini. Menurut Computing Curricula (CC2005) yang diterbitkan oleh The Joint Task Force for Computing Curricula yang terdiri dari: Association for Computing Machinery (ACM), Association for Information Systems (AIS), dan Institute of Electrical and Electronics Engineers – Computer Society (IEEE-CS), rumpun ilmu pengetahuan dan teknologi komputasi terbagi lima bidang keilmuan, yaitu Computer Engineering (CE): Teknik Komputer/Sistem Komputer/Teknik Informatika, Computer Science (CS): Ilmu Komputer/Informatika, Software Engineering (SE): Rekayasa Perangkat Lunak, Information Systems (IS): Sistem Informasi, dan Information Technology (IT): Teknologi Informasi.



Setiap bidang keilmuan memiliki perbedaan dan konsentrasinya masing-masing. Perbedaan antara satu bidang keilmuan dengan bidang lainnya serumpun dapat dilihat pada diagram disamping ini. Berdasarkan diagram tersebut dapat dilihat bahwa CC2005 membagi 5 (lima) lapisan fokus keilmuan komputasi, meliputi: (1) arsitektur dan perangkat keras komputer; (2) sistem infrastruktur; (3) teknologi dan rekayasa perangkat lunak; (4) teknologi aplikasi; dan (5) sistem informasi dan manajemen organisasi. CC2005 juga menetapkan dua arah metode pengembangan yaitu (a) pengembangan teoritis, yang mencakup teori, prinsip-prinsip dan inovasi; (b) pengembangan aplikatif yang mencakup pengembangan aplikasi, implementasi dan konfigurasi.

Perbedaan kelima bidang keilmuan tersebut adalah pada domain bidang keilmuan dan fokus pengembangannya. Perbedaan antara setiap domain bidang keilmuan tersebut berdasarkan fokus keilmuan dan pengembangannnya dapat dijelaskan sebagai berikut:

·         Computer Engineering (CE): Teknik Komputer/Sistem Komputer/Teknik Informatika
Teknik Komputer berfokus pada arsitektur dan perangkat keras komputer serta sistem infrastruktur dengan sebahagian lainnya berfokus pada pengembangan teknologi dan rekayasa perangkat lunak serta teknologi aplikasi sebagai bagian dari pengembangan sistem komputer dan/atau sistem berbasis komputer. Sementara fokus pengembangan keilmuan memiliki dua arah yang seimbang antara pengembangan teoritis dan aplikatif.

                                                                                    




·         Computer Science (CS): Ilmu Komputer/Informatika
Ilmu Komputer berfokus pada sistem infrastruktur, rekayasa perangkat lunak dan teknologi aplikasi. Sementara fokus pengembangan keilmuan bersifat teoritis yang seluruhnya mencakup teori, prinsip-prinsip dan inovasi.

                                                                                


·         Software Engineering (SE): Rekayasa Perangkat Lunak
Domain keilmuan Rekayasa Perangkat Lunak hampir sama dengan keilmuan ilmu komputer yaitu berfokus pada sistem infrastruktur, rekayasa perangkat lunak dan teknologi aplikasi. Namun, fokus pengembangan keilmuannya bersifat lebih cenderung bersifat aplikatif daripada teoritis.

                                                                


·         Information Technology (IT): Teknologi Informasi
Domain keilmuan Teknologi Informasi berfokus pada sistem informasi dan manajemen organisasi, teknologi aplikasi, rekayasa perangkat lunak dengan sebahagian kecil berfokus pada sistem infrastruktur. Sementara itu fokus pengembangannya seluruhnya bersifat aplikatif yang seluruhnya mencakup pengambangan aplikasi, implementasi dan konfigurasi

                                                        


                                                    

·         Information Systems (IS): Sistem Informasi
Sistem Informasi berfokus pada pada sistem informasi dan manajemen organisasi, dan teknologi aplikasi dengan sebahagian kecil berfokus pada rekayasa perangkat lunak. Sementara itu, fokus pengembangan keilmuan bersifat lebih cenderung bersifat aplikatif daripada teoritis.

                                                    

Tugas Individu-7 TECHNOPRENEUR